MALAYSIA GANDENG UINSA PERKUAT KERJASAMA PENDIDIKAN

UINSA News Room, Rabu (7/1); Pemerintah Malaysia melalui Kerajaan Negeri Serawak memberi kepercayaan penuh kepada Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya untuk melakukan kerjasama pendidikan. Kerjasama ini tertuang dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) beberapa waktu lalu, salah satu bentuk kerjasama yakni pengiriman pelajar Kerajaan Serawak untuk mengenyam pendidikan di UINSA.

Menteri Hal Ehwal Islam dan Pembangunan Infrastruktur Kerajaan Negeri Serawak Malaysia, Ir Haji Daud Bin Abdul Rahman mengatakan Kerajaan Negeri Serawak mempertimbangkan banyak aspek sebelum melakukan kerjasama. Selama ini UINSA dikenal sebagai Universitas yang tidak hanya mengedepankan aspek pengetahuan umum modern namun sisi moral spiritualitas juga dijunjung tinggi. Ia menilai tidak banyak universitas yang mampu mengajarkan dan mengimplementasikan kedua hal tersebut secara seimbang.

“Sudah lama kita kerjasama dengan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel dari beberapa tahunh yang lalu. Keterbukaan UINSA kemudian Pengetahuan umum dan pengetahuan agama seperti Bahasa Arab, Nahwu, Shorof dan ilmu agama lain  yang diajarkan sangat berguna di Pedalaman Malaysia,” kata Ir Haji Daud ketika melakukan dialog dalam acara silaturahim antara Pemerintah Malaysia dan jajaran Rektorat UINSA di JW Marriot Surabaya, Rabu (7/1).

Hingga saat ini, Kerajaan Serawak membutuhkan tenaga guru agama dan pendakwah untuk ditempatkan pada kawasan pedalaman daerah Bintulu dan Kuching. Oleh sebab itu, Ir Haji Daud mengungkapkan pihaknya terus mendorong pemuda-pemudi Malaysia untuk mendalami ilmu agama secara mendalam dan komprehensif. “Kita memang membutuhkan banyak pendakwah dan guru, semoga nanti bisa banyak belajar dari UINSA,” terangnya.

Lebih lanjut, Ia berharap kerjasama ini bisa terus terlaksana agar dapat mengembangkan ajaran Islam Rahmatan Lil Alamin secara luas. Kini mahasiswa asal Serawak yang menjadi lulusan UINSA telah banyak mengisi jabatan struktural dan fungsional di Kerajaan Serawak. “Sudah banyak lulusan UINSA yang kami percaya untuk menduduki jabatan di Kerajaan, mereka semua bagus-bagus,” ungkapnya.

Ketua Institut Iqro Madrasah Bintulu, Ali Fathullah Harun menuturkan tujuh tahun lalu perwakilan UINSA ketika itu masih berstatus IAIN yaitu Dekan Fakultas Adab Harisuddin pernah melakukan lawatan ke Bintalu Serawak Malaysia. Keharmonisan yang telah terjalin berusaha untuk dijaga dan saling memberikan kontribusi positif.

Ia berpesan agar mahasiswa asal Malaysia dapat memegang teguh kepercayaan Universitas dengan menyelesaikan studi tepat waktu bahkan bisa berprestasi. “ Alhamdulillah mahasiswa kami bisa diterima, harapannya bisa membuat universitas atau perguruan tinggi sendiri di tempat kami. Prosesnya bisa bertahap bekerjasama dengan UINSA,” tandasnya. 

Rektor UINSA Prof. Dr. H. Abdul A’la MA dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kerajaan Serawak untuk mengamanahkan pelajarnya menuntut ilmu di UINSA. Kepercayaan tersebut seoptimal mungkin akan dijawab dengan pelayanan dan fasilitas yang baik. “ Pada Dasarnya kami terbuka, yang penting dapat memberi manfaat kepada banyak orang, mengenai fasilitas sudah diusakan yang terbaik,” katanya.

Mengenai perkembangan akademik mahasiswa, Rektor menjelaskan UINSA telah menggunakan Sistem Informasi Akademik (Siakad). Sehingga Pemerintah Kerajaan Negeri Serawak dapat dengan mudah memonitor perkembangan mahasiswa Malaysia. Apabila terjadi kesulitan atau permasalahan akan dengan mudah dikoordinasikan.

Saat diwawancarai, Kasidah Binti Muhammed mahasiswa asal Malaysia semester 1 Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi mengaku senang dapat belajar dan meneruskan pendidikan di UINSA. Selain masyarakat baik, mahasiswa dan dosen dapat menerima selayaknya keluarga sendiri. Namun, menurutnya memang butuh beberapa waktu untuk melakukan adaptasi bahasa. “biasenye bahase kite orang pas presentasi masih lucu, bikin ketawa,” ujarnya dengan logat bahasa Melayu.

Seperti diketahui,  hingga kini jumlah mahasiswa Malaysia mencapai 87 orang. Tahun ini direncanakan akan ditambah sebanyak 100 mahasiswa. Acara silaturahim berakhir pukul 14.00 WIB, Rombongan Kerajaan Malaysia berjumlah 16 orang yang terdiri dari Ketua Lembaga Pendidikan Islam, Atase Pendidikan Malaysia di Indonesia dan para petinggi Kerajaan Negeri Serawak. Sedangkan dari UINSA, hadir Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Ali Mufrodi MA, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Dr H Sahid HM Kepala Bagian Akademik Rijalul Faqih, Kepala Bidang Kemahasiswaan Zainuddin, , Kepala Bagian Keuangan Hetty Wahyuni, Kepala International Office Fathan dan beberapa staf Bagian Humas. (LH/Humas)

Agenda Kampus

Visitors Counter

003676993
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
13
21
34
3676776
740
1504
3676993

Your IP: 18.215.185.97
Server Time: 2021-01-25 04:10:55

Welcome to ladbrokes bonus codes information.